skip to main |
skip to sidebar

Apa
yg saya tulis ini bukan hoax, atau katanya, tapi ini langsung
disampaikan pada HRS kepada saya dua hari lalu . Tadinya saya tidak akan
tulis, karena HRS bilang tunggu sampai Senin.
Jadi ceritanya
sebelum aksi 212, HRS diajak bertemu dengan pengusaha satu di antara 9
Naga , pengusaha tersebut meminta HRS mengurungkan aksi 212 dan aksi
-aksi lainnya , dan menenangkan umat, untuk tidak menuntut si penista
agama, dengan imbalan SATU TRILIUN RUPIAH.
Apa jawaban HRS waktu
itu ke si pengusaha ? HRS menolak tegas uang tersebut, sebaliknya HRS
minta kaum konglomerat ini tidak mengaduk -aduk masalah perpolitikan di
Indonesia . "Berdagang sajalah kalian jangan terjun ke politik, kalau
kalian terjun ke politik semua akan rusak, termasuk persatuan umat.
Kalau kalian tarik diri dari politik maka umat tidak akan bergerak,"
tutur Habib.
Permintaan HRS agar mereka menarik dari kancah
perpolitikan ternyata bukan dilakukan, yg ada kemudian justru berbagai
rekayasa dilakukan untuk mengkriminalisasi HRS . Maklum mereka memiliki
apa saja untuk membuat merah atau hitam seseorang .
Jangan dikira
HRS itu tidak tau dia akan jadi tersangka . " Ya saya bisa kapan saya
jadi tersangka, diadili atau dijadikan apa , ya suka -suka
pemerintahlah, kan mereka yg punya kuasa," katanya enteng sambil
tertawa.
Bahkan malam sebelum menjadi tersangka , HRS juga sudah
menyampaikan ke para petinggi di FPI dan kawan -kawannya, bahwa dia
ditargetkan sebelum tanggal 11 Februari sudah ditahan, agar aksi
besar-besaran 112 BATAL dilakukan .
Siapapun mungkin lupa, ada
atau tidak ada HRS umat tetap bergerak, dan bersatu . Kita berjuang
bukan karena HRS , kita berjuang karena agama Islam . Lihat saja nanti
HRS ..HRS lainnya akan muncul dan memimpin pergerakan umat, hingga
pemerintah adil terhadap AGAMA ISLAM. Lihat di Surabaya dan Lombok ,
tanpa kehadiran HRS, toh puluhan ribu dan ratusan ribu tumpah ruah utk
aksi BELA ISLAM.
Allahuakbar ..Allahukabar..Allhuakbar ...
0 komentar:
Posting Komentar